Integrasi Nilai Minahasa Sitou Timou Tumou Tou dalam Praktik dan Spiritualitas Hindu di Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.63536/arastamar.v2i1.85Keywords:
Sitou Timou Tumou Tou, Hindu, Minahasa, Spiritualitas, PluralismAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai budaya Minahasa Sitou Timou Tumou Tou dalam praktik keagamaan dan spiritualitas umat Hindu di Kota Manado, serta mengkaji perannya dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat plural. Masalah penelitian berangkat dari pertanyaan bagaimana nilai kearifan lokal Minahasa dimaknai, diinternalisasi, dan diwujudkan oleh komunitas Hindu sebagai kelompok minoritas religius dalam konteks sosial-budaya Manado. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif, melalui teknik pengumpulan data melalui literatur, observasi partisipatif. Data dianalisis secara tematik dengan mengaitkan temuan literatur dan teori antropologi agama serta spiritualitas kontekstual. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengungkapan nilai Sitou Timou Tumou Tou sebagai medium integrasi sosial dan spiritual yang menjembatani ajaran etika Hindu dengan budaya lokal Minahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan, saling menghargai, dan hidup berdampingan terintegrasi secara nyata dalam ritual keagamaan, aktivitas sosial, serta relasi lintas agama umat Hindu di Manado. Integrasi ini memperkuat spiritualitas yang bersifat relasional dan berkontribusi positif bagi kerukunan antarumat beragama berbasis kearifan lokal.
Downloads
References
Agus Gunada, I Wayan, I Gede Ratnaya, and Ida Bagus Alit Arta Wiguna. “Internalisasi Nilai Susila Dan Pendidikan Karakter Dalam Slokantara Untuk Penguatan Moderasi Beragama.” Jurnal Penelitian Agama Hindu 7, no. 1 (2023): 46–64. https://doi.org/10.37329/jpah.v7i1.2130.
Ariputra, I Putu Suyasa, I Wayan Purtama Yasa, and I Nyoman Sumerta. “Aktualisasi Konsep Vasudhaiva Kutumbakam Di Tengah Tantangan Era Globalisasi (Studi Kasus Sd Fajar Harapan).” Sanjiwani: Jurnal Filsafat 13, no. 1 (2022): 80–94. https://doi.org/10.25078/sanjiwani.v13i1.1007.
Astuti, Yanti Dwi, Mohammad Zamroni, and Siantari Rihartono. “Revealing Intercultural and Interfaith Communication in Manado Which Has a Thousand Churches as a City of Tolerance.” Informasi 52, no. 2 (2022): 231–44. https://doi.org/10.21831/informasi.v52i2.52455.
David J. Bosch. Ransformasi Misi Kristen : Sejarah Teologi Misi Yang Mengubah Dan Berubah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.
Fathimah, Siti, Ferdinand Kerebungu, Sangputri Sidik, and I. Wayan Gede Suarjana. “Minahasa Community Local Wisdom; Study of Social Construction of Inter-Religious Harmony,” 2023, 1731–38. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-35-0_205.
Haluti, Farid, Loso Judijanto, Apriyanto Apriyanto, Hanoch H Hamadi, Dahlan Lama Bawa, Kalip Kalip. Moderasi Beragama : Menciptakan Suasana Kondusif Keberagaman Agama Di Indonesia. PT. Green Pustaka Indonesia, 2025.
Hamsah, Ustadi. “Müsbet Hareket Dalam Relasi Antar Agama Ditinjau Dari Perspektif Teori Hirarkhi Kebutuhan Abraham Maslow.” Religi Jurnal Studi Agama-Agama 14, no. 2 (2019): 268. https://doi.org/10.14421/rejusta.2018.1402-06.
Heldy Jerry Rogahang, Berdinata Massang, Patresia E. Yandeyoa. “The Concept of Si Tou Timou Tumou Tou in Minahasa Philosophy as Strengthening Religious Moderation in Laikit Village.” International Journal Of Education, Information Technology, and Others 6, no. 4 (2023): 225--236. https://doi.org/https://jurnal.peneliti.net/index.php/IJEIT/article/view/11657.
I Gusti Ayu Ratna Pramesti Dasih, and I Gusti Ayu Diah Prameswara Padawati Indraswari. “Komunikasi Ritual Dalam Harmonisasi Perilaku Beragama.” Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Agama Dan Ilmu Sosial Budaya 17, no. 2 (2022). https://doi.org/10.25078/wd.v17i2.1905.
Jafar N, Muhammad Kamil. “Torang Samua Basudara : Nilai Budaya Dalam Menjaga Kerukunan Hidup Beragama Di Kota Manado.” Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) 7, no. 1 (2021): 8. https://doi.org/10.24114/antro.v7i1.23497.
Join, Martinus Maria, Irenius D. Bernad, and Adrianus Naja. “Membongkar Egosentrisme, Eksklusivisme Dan Fiksasi Agama Dalam Ruang Publik.” Focus 2, no. 1 (2022): 56–62. https://doi.org/10.26593/focus.v2i1.4444.
Khasanah, Nurul, Muhammad Fath Mashuri, and Diah Karmiyati. “Manifestations of Polyculturalism in Indonesia: A Study of Indigenous Psychology.” Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi 6, no. 2 (2021): 1–13. https://doi.org/10.23917/indigenous.v6i2.12436.
Kholiq, Abdul, Ahmad Ismail, Kartika Indah Permata, and Md Sikandar Ali. “Socio-Religious Practices of Kalang Shaman: Symbol of Minority People’s Resistance in Indonesia.” JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) 6, no. 2 (2022): 145–58. https://doi.org/10.21580/jsw.2022.6.2.12123.
Masinambow, Yornan, and Yosef Nasrani. “Pendidikan Kristiani Sebagai Sarana Pembentukan Spiritualitas Generasi Milenial.” PASCA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 17, no. 1 (2021): 64–81. https://doi.org/10.46494/psc.v17i1.114.
Meci Nilam Sari, Leon A. Abdillah, Mappanyompa, Anugriaty Indah Asmarany, Intan Rakhmawati, Petrus Jacob Pattiasina, Iwan Henri Kusnadi, Rusdiah Hasanuddin, I Putu Yoga Bumi Pradana, Iskandar Zainuddin Rela, Andika isma, Darman, Reina A. Metode Penelitian Kualitatif (Konsep & Aplikasi). MEGA PRESS NUSANTARA, 2024.
Novianti Hardini, Rizqan Fadhli, and Jessica Tri Agustin. “Pengertian, Sejarah Dan Gagasan Dasar Multikulturalisme.” Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam Dan Hukum Syariah 2, no. 3 (2025): 64–70. https://doi.org/10.61132/hidayah.v2i3.1312.
Nurhayati Nurhayati, Apriyanto Apriyanto, Jabal Ahsan, Nurul Hidayah. Metodologi Penelitian Kualitatif : Teori Dan Praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.
Pabubung Michael Reskiantio, and Harsono Harsono. “Inklusivitas Sebagai Perwujudan Martabat Manusia Dalam Perspektif Etis Fratelli Tutti.” Jurnal Teologi 13, no. 01 (2024): 121–46. https://doi.org/10.24071/jt.v13i01.7135.
Pangalila, Theodorus, Ambrosius Markus Loho, and Tasente Tanase. “Sam Ratulangi’s Philosophical Cultural Ideas and Their Implications in the Principle of Just and Civilized Humanity.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 19, no. 1 (2022): 64–74. https://doi.org/10.21831/jc.v19i1.42281.
Pangalila, Theodorus, and Christar A. Rumbay. “Multicultural Relation between Religious Communities in Indonesia.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 80, no. 1 (2024). https://doi.org/10.4102/hts.v80i1.9645.
Rahmat, Stephanus Turibius. “Dialog Antropologis Antaragama Dengan Spiritualitas Passing Over.” Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya 2, no. 2 (2017): 181–98. https://doi.org/10.15575/jw.v2i2.1704.
Rayini Dahesihsari, Dorien Kartikawangi, Clara R.P. Ajisuksmo, Kasdin Sihotang, Juliana Murniati. Komunikasi Akomodatif Untuk Mewujudkan Harmoni Sosial. Penerbit Unika Atma Jaya Jakarta, 2019.
Rumbay, Christar A., Handreas Hartono, and Johannis Siahaya. “Binocular Vision and Archaic Religiosity in Minahasa.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 78, no. 1 (2022). https://doi.org/10.4102/hts.v78i1.7685.
Sutrisno, Nanang Sutrisno, and A.A. Ngurah Anom Kumbara. “Cultural Adaptation Strategies of the Bali Hindu Community Within the Multicultural Society in Patoman, Banyuwangi.” Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies 6, no. 2 (2022): 205–15. https://doi.org/10.25078/vidyottama.v6i2.1811.
Trini Nidia Amorita Tumimbang, Johannes Van Rate Suryono. “Trini Nidia Amorita Tumimbang Dan Johannes Van Rate Suryono, “Pura Kaja Segara Nirmala.” E-Journal Unsrat, n.d., 1–11.
Widiari, Luh Putu Ayu, and Wayan Paramartha. “Pengaruh Pembinaan Rohani Hindu Terhadap Mental Spiritual, Kecerdasan Emosional Dan Konsep Diri Pada Narapidana Di Lembaga Pmasyarakatan Kelas Ii a Kerobokan.” Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan 19, no. 1 (2019): 46–50. https://doi.org/10.32795/ds.v10i1.333.
Wishnu Mahendra Wiswayana, Aurora Nafisa Wanda, Syafirda Azmi, Maulidia Iftitakhur, Devita Anggraeni Sukma Permata Putri, Alu Salsabillah Aprilianti, Veronica Sudarto Wijaya, Aliya Adzra Shafiya, Wulan Dwi Lusiarani, Alfredo Tuasela, Etika Nurmaya, Lilis , Firstyarinda Valentina Indraswari ·. Kelas Keberagaman Sebuah Harapan Untuk Perdamaian. Cempluk Aksara, 2020.
Zefanya Vallen Sambur, Linda Patricia Ratag. “Falsafah Si Tou Timou Tumou Tou.” Educatio Christi 6, no. 2 (2025): 56–72. https://ejournal.teologi-ukit.ac.id/index.php/educatio-christi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Easter Meini Sumolang, Riedel Christian Gosal (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen : Arastamar agrees to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here : https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.










