Upaya Dekonstruksi Paradigma Ekologi Antroposentris melalui Arya Astangika Marga di Vihara Vajra Viriya Dharma Tikala Kota Manado

Authors

  • Sergio Theorig Kasehung Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia Tomohon
  • Riedel Christian Gosal Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia Tomohon

DOI:

https://doi.org/10.63536/arastamar.v2i1.90

Keywords:

Arya Astangika Maga, Kesadaran Ekologis, Paradigma Antroposentris, Praktik Lingkungan

Abstract

Krisis lingkungan saat ini tidak hanya disebabkan oleh keterbatasan teknologi atau lemahnya regulasi, tetapi juga karena cara pandang manusia yang menempatkan dirinya sebagai pusat dan melihat alam semata-mata sebagai sumber pemenuhan kebutuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami bagaimana ajaran Arya Astangika Marga, atau Jalan Mulia Berunsur Delapan, dapat membentuk kesadaran ekologis yang lebih etis dan holistik. Delapan unsur ajaran pandangan, niat, ucapan, perbuatan, mata pencaharian, upaya, perhatian, dan konsentrasi benar mendorong manusia untuk menyadari keterkaitan semua makhluk dan bertindak dengan penuh tanggung jawab terhadap lingkungan. Penerapan ajaran ini di Vihara Vajra Viriya Dharma Tikala melalui kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan edukasi ekologis menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bersifat praktis, emosional, dan spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa Arya Astangika Marga dapat menjadi landasan untuk menggantikan pandangan dominasi manusia dengan pendekatan yang lebih seimbang dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abraham, K. C. A Theological Response to Ecological Crisis. Bangalor: Theological Forum, 1993.

Abraham, Tara C., Farbi Nasa, Hendrik P.P Mursid, Anastasia B. Hotmaduma, and Hanifan Fajar. “Peran Green Trust Dan Theory Planned Behavior Pada Konsumerisme Produk Hijau,”.” Indonesian Business Review 5, no. 1 (2022).

Analayo. Satipatthana: The Direct Path to Realization. Birmingham: Windhorse Publications, 2003.

Arimbawa, I Komang Suastika. Dialektika Pencerahan Buddhisme (Sanjiwani: Jurnal Filsafat 13 (2) 2022.

Berry, T. The Christian Future and the Fate of Earth. Maryknoll. New York: Orbis Books, 2009.

Bodhi, Bhikku, In the Buddha’s Words. Boston: Wisdom Publications, 2005.

———. The Noble Eightfold Path: Way to the End of Suffering. Kandy: Buddhist Publication Society, 1997.

Borrong, Robert P. Etika Bumi Baru, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Borrong, Robert P. Environmental Ethics and Ecological

Theology: Ethics as Integral Part of Ecosphere from an Indonesian Perspective.

Ph.D. Thesis Vrije Universiteit, Amsterdam 2005.

Borrong, Robert P. Kronik Ekoteologi: Berteologi Dalam Konteks Krisis Lingkungan, Stulos 17/2, 2019.

Buscher, Bram, and Robert Fletcher. The Conservation Revolution: Radical Ideas for Saving Nature. London: Verso, 2020.

Cendana, J., Natalia, K., & Nyanasuryanadi, P. Pemberdayaan masyarakat Buddha

melalui ekonomi dan ekolog. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3). 2023

Chach, and Ajhan. Being Dharma: Ajahn Chah’s Essential Teachings. Boston: Wisdom Publications, n.d.

Creswell. Jhon W. Research Design Pendekatan Kualitatif Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta Pustaka Pelajar. 2013.

Gethin, Rupert. The Foundations of Buddhism. Oxford: Oxford University Press, 1998.

Harvey, Peter. An Introduction to Buddhist Ethics. Cambridge: Cambridge University Press, 2000.

Keown, Damien. Buddhist Ethics: A Very Short Introduction. Oxford: Oxford University Press, 2005.

Loy, David. The Great Awakening: A Buddhist Social Theory. Boston: Wisdom Publications, 2003.

Martin, Hedegger. The Question Concerning Technology and Other Essays. Terjemahan William Lovitt. New York: Harper & Row, 1997.

MCFangue, S. Natural Christians: How We Should Love Nature. London: SCM Press, 1997.

Namoli, Bhikku, and Bhikku Bodhi. The Middle Length Discourses of the Buddha. Boston: Wisdom Publications, 1995.

Putra, Vedu Pamungkas. Catur Arya Satyani dalam Agama Buddha: Studi Pustaka terhadap konsep Empat Kebenaran Mulia dalam Agama Buddha. UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2025.

Santoso, J., Gumiri, S., Yulianti, N., & Masliani. Lingkungan hidup dan

permasalahannya dalam interpretasi tokoh agama Buddha: Studi kasus kebakaran hutan

dan lahan. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 4(2), 2020.

Siyoto. Sandu, dkk. Dasar Metodologi Penelitian, Katalog Dalam Terbitan (KDT). 2015

Solang, Ekoteologi sebagai Pembebasan Gereja Masa Kini dari Paham Antroposentrisme. Ekoteologi Sebagai Pembebasan Gereja Masa Kini Dari Paham Antroposentrisme. 4, no. 2 (2023).

Steffan, Will, Johan Rockstrom, Katherine Richardson, and Hans Joachim Schellnhubner. “Trajectories of the Earth System in the Anthropocene.” Proceedings of the National Academy of Sciences 115, no. 33 (2018).

Yosryandi Sara, Bapthista Mario. “Menggugat Hegemoni Antroposentrisme Melalui Dekonstruksi Hermeneutika Ekologis,.” JURNAL DEKONSTRUKSI 11 (2025).

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Upaya Dekonstruksi Paradigma Ekologi Antroposentris melalui Arya Astangika Marga di Vihara Vajra Viriya Dharma Tikala Kota Manado. (2026). Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen : Arastamar, 2(1), 29-34. https://doi.org/10.63536/arastamar.v2i1.90