KAJIAN TEOLOGIS-ETIS: SOLIDARITAS EKOLOGIS TERHADAP RELASI IMAN, BUDAYA, DAN ALAM CIPTAAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v2i1.68

Keywords:

Solidaritas Ekologis, Iman Kristen, Budaya Lokal, Ekoteologi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas krisis ekologis yang menyingkap keretakan relasi antara manusia, budaya, dan alam. Walaupun gereja dan umat Kristen pada umumnya memahami tanggung jawab iman terhadap ciptaan, pemahaman tersebut belum diwujudkan secara konsisten dalam praktik hidup sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis solidaritas ekologis sebagai dimensi esensial iman Kristen serta mengkaji peran kearifan lokal dalam memperkuat etika ekologis umat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi teologis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan refleksi teologis atas pengalaman hidup jemaat. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan kerangka integratif yang menghubungkan teologi penciptaan, etika solidaritas, dan kearifan lokal dalam membangun solidaritas ekologis yang kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teologis tentang pelestarian lingkungan cukup memadai, tetapi belum diterapkan secara berkelanjutan. Nilai mapalus terbukti selaras dengan prinsip tanggung jawab terhadap ciptaan, namun mulai terkikis oleh arus modernisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teologi, etika solidaritas, dan kearifan lokal merupakan pendekatan efektif dalam kerangka Missio Dei untuk memulihkan relasi manusia dan alam melalui peran gereja sebagai agen transformasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bergmann, Sigurd. Religion, Space, and the Environment. London: Routledge, 2014.

Boff, Leonardo. Cry of the Earth, Cry of the Poor. Maryknoll, NY: Orbis Books, 1997.

Bouma-Prediger, Steven. For the Beauty of the Earth: A Christian Vision for Creation Care. Grand Rapids: Baker Academic, 2010.

Brubaker, Pamela, Rebecca Todd Peters, dan Laura A. Stivers. Justice in a Global Economy: Strategies for Home, Community, and World. Louisville: Westminster John Knox Press, 2006.

Conradie, Ernst M. Christianity and Ecological Theology: Resources for Further Research. Stellenbosch: Sun Press, 2006.

Creswell, John W. Research Design Pendekatan Kualitatif Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.

Daroini, Ahmad Silmi, Dian Nur Anna, dan Lalu Nauval Ahsan Thofhani. “Harmoni Manusia dan Alam dalam Praktik Ekologi Masyarakat Pesisir Paciran: Perspektif Ilmu Sosial Profetik.” Mukaddimah: Jurnal Studi Islam 10, no. 2 (2025). https://doi.org/10.14421/mjsi.v10i2.4739.

Deane-Drummond, Celia. Eco-Theology. London: Darton, Longman and Todd, 2008.

Delviero_. “Reinterpretasi Teks Kejadian 1:28-30 dari Perspektif Bioreginalisme dan Implikasinya bagi Krisis Ekologi.” Jurnal Teologi Pambelum 5, no. 1 (Agustus 2025): 113–26. https://doi.org/10.59002/jtp.v5i1.149.

Droz, Laÿna. “Anthropocentrism as the Scapegoat of the Environmental Crisis: A Review.” Ethics in Science and Environmental Politics 22 (2022): 25–49. https://doi.org/10.3354/esep00200.

Edwards, Denis. Ecology at the Heart of Faith. Maryknoll, NY: Orbis Books, 2006.

Jefri, Windra Setiawan, Andros Teo Djorghi, Pelnium Tera Patandean, dan Evendi Trisael. “Teologi Kristen Sebagai Dasar Refleksi Iman Dan Praktik Kehidupan Yang Meneguhkan Relasi Dengan Allah Serta Memperkuat Solidaritas Kemanusiaan.” JUTEQ: Jurnal Teologi & Tafsir 2, no. 9 (2025). https://languar.net/index.php/JUTEQ/article/view/418.

Juhani, Sefrianus, Hendrikus Maku, Ambros Leonangung Edu, dan Vinsensius Adi Gunawan. “Traditional Beliefs as an Ecotheological Force for Sustainability: Reinterpreting Mori Keraéng Amid the Climate Crisis.” Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat 21, no. 2 (2025).

Kiaking, Anlysia Eirene, Arkyanne Paulina Haniko, Jalia Christyanti Darundas, dan Jeanne Elyssa Timpua. “Pastoral Ekologis : Menjaga Ciptaan Sebagai Tanggung Jawab Iman.” TENTIRO: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan 2, no. 1 (2025). https://doi.org/10.70420/tentiro.v2i1.137.

Mansi, La. “Fungsi Dan Peran Tradisi Mapalus Dalam Masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara.” Al-Qalam 13, no. 2 (2007). https://doi.org/10.31969/alq.v13i2.565.

Martin-Schramm, James B., dan Robert L. Stivers. Christian Environmental Ethics: A Case Method Approach. Maryknoll, NY: Orbis Books, 2003.

McFague, Sallie. The Body of God: An Ecological Theology. Minneapolis: Fortress Press, 1993.

Miles, Matthew B., dan Michael A. Haberman. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia, 2003.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2021.

Moltmann, Jürgen. God in Creation: An Ecological Doctrine of Creation. San Francisco: Harper & Row, 1985.

Ngahu, Silva S. Thesalonika. “Mendamaikan Manusia dengan Alam: Kajian Ekoteologi Kejadian 1:26-28.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 2 (2020): 77–88. https://doi.org/10.36270/pengarah.v2i2.28.

Panggarra, Robi, dan Sabda Budiman. “Revisiting the Creation Mandate ‘Be Fruitful and Multiply, Fill the Earth and Subdue It’ in Genesis 1:28 from an Ecotheological Perspective.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 9, no. 1 (Februari 2025): 17–29. https://doi.org/10.46445/ejti.v9i1.865.

Peters, Rebecca Todd. In Search of the Good Life: The Ethics of Globalization. New York: Continuum, 2004.

———. Solidarity Ethics: Transformation in a Globalized World. Minneapolis: Fortress Press, 2014.

Rasmussen, Larry L. Earth Community, Earth Ethics. Maryknoll, NY: Orbis Books, 1996.

Sabila, Najwa, Desy Safitri, dan Sujarwo. “Pelestarian Nilai Budaya Melalui Pendidikan Di Tengah Arus Globalisasi.” JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia 2, no. 4 (2025). https://jicnusantara.com/index.php/jiic.

Sarimbangun, Ramli, dan Ventje Albert Talumepa. “Misi Gereja Dalam Krisis Ekologi.” Educatio Christi. 6, no. 1 (2025). https://doi.org/10.70796/educatio-christi.v6i1.130.

Scharen, Christian, dan Aana Marie Vigen. Ethnography as Christian Theology and Ethics. London: Continuum, 2011.

Simatupang, Bona Ventro. “Dignitas Manusia dalam Krisis Ekologi Berdasarkan Konsep Imago Dei dan Ekoteologi.” Gorga: Journal of Constructive Theology 2, no. 1 (Agustus 2025): 19–33. https://doi.org/10.62926/jct.v2i1.108.

Talengkera, Reynaldo Lau, dan Evi S E Tumiwa. “Ekoteologi Regeneratif sebagai Paradigma Pemulihan Ekologis: Model Teologis untuk Penanganan Sampah dalam Komunitas Gereja.” Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar 1, no. 4 (2025). https://doi.org/10.63536/arastamar.v1i4.71.

Tibarrang, Wini, Irna Sangapa, Charisma Sande’ Pio Saputri, Yensi Bunga Patuju, dan Sindi Rante Lembang. “Menghidupkan Amanat Penciptaan: Sebuah Pendekatan Alkitabiah Terhadap Pelestarian Lingkungan.” In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 4, no. 9 (September 2024): 341–47. https://doi.org/10.56393/intheos.v4i9.2478.

Wagiu, Meily M, Olivia C Wuwung, Alon Mandimpu Nainggolan, dan Febri K Manoppo. “The Cultural Value Of Mapalus And Its Relationship To Religious Moderation In North Minahasa Regency Along With Its Relevance To Christian Education.” Al-Qalam 29, no. 1 (Juni 2023): 151. https://doi.org/10.31969/alq.v29i1.1200.

Yopo, Alfred, dan Nelcy Mbelanggedo. “Ekoteologi dalam Kelas untuk Menumbuhkan Kesadaran Ekologis berbasis Ajaran Kristen pada Generasi Muda.” RASTAMAR: Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan 1, no. 2 (2025). https://doi.org/10.63536/arastamar.v1i2.41.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Agow, Z. Z. N., & Mawuntu, M. (2026). KAJIAN TEOLOGIS-ETIS: SOLIDARITAS EKOLOGIS TERHADAP RELASI IMAN, BUDAYA, DAN ALAM CIPTAAN. Imitatio Christo : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 54-69. https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v2i1.68