MENGGUGAT EKSKLUSIFITAS NIMROD: TAFSIR IDEOLOGI KEJADIAN 11:1-9
DOI:
https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v1i3.28Keywords:
Nimrod, Genesis, Exclusifity, Ideology CriticismAbstract
Artikel ini menganalisis kisah pembangunan Menara Babel dalam Kejadian 11:1-9 melalui pendekatan kritik ideologi. Analisis ini berfokus pada tiga kerangka kerja utama: ideologi dominan, ideologi alternatif, dan ideologi tandingan. Melalui kerangka ini, artikel ini mengeksplorasi aktor utama di balik pembangunan menara, motifnya, dan intervensi Ilahi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Nimrod, keturunan Ham, adalah aktor kunci dalam narasi ini. Motif di balik pembangunan menara tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pasca-Air Bah, tetapi juga mengungkapkan ambisi yang kompleks dan ambigu dari Nimrod sendiri. Selain itu, penulis berargumen bahwa kasih yang tidak arogan harus menjadi landasan etis untuk mengurangi tindakan kesombongan dan membangun relasi yang lebih harmonis. Meskipun teks ini bukan yang pertama membahas Menara Babel, keunikan artikel ini terletak pada analisisnya yang komprehensif, khususnya dalam mengidentifikasi peran Nimrod dan menggunakan metode interpretasi yang spesifik, yaitu kritik ideologi.
Downloads
References
A Clark, C. “Neglected Commandment.” Southwestern Journal of Theology 1 (1960).
Atkinson, David. Kejadian 1-11: Kejadian Mendukung Bertumbuhnya Sains Modern. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1996.
Bruegemann, Walter. Genesis: In Bible Commentary for Teaching and Preaching Interpretration. Westminster John Knox Publisher, 1982.
David R. Ord., Robert B. Coote. Sejarah Pertama Alkitab: Dari Eden Hingga Kerajaan Daud Berdasarkan Sumber Y. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.
J. Wenham, Gordon. Word Biblical Commentary: GENESIS 1-15. Vol. 1. Dallas: Word Books Publisher, 1984.
J Pakpahan, Binzar. Berteologi Dari Hati: Cara Teologi Menyikapi Perkembangan Artificial Intelligence. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2024.
John McGregor, Peter. “Theologising with a Pure Heart According to Joseph Ratzinger.” The Australian Catholic Record 2 (2019).
Kittel, Gerhard, and Gerhard Friederich. Theological Dictionary of the New Testament: Abridged in One Volume. Grand Rapids, Michigan: WM. B. Eerdmans Publishing Company, 1985.
L, Morris. The Gospel According to Matthew. Grad Rapids: MI, 1992.
L Turner, D. Matthew: Baker Exegetical Commentary on the New Testament. Baker Academic, Grad Rapids, 2008.
Lempp, Walter. Tafsiran Alkitab: Kitab Kejadian 5:1 – 12:3. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Merilyn, Merilyn. “Memaknai בָּלַל (Bȃlal) Dan פָּצַץ (Patsats) Kejadian 11:1-9 Dalam Konteks Multikultural Di Indonesia.” Satya Widya: Jurnal Studi Agama 1, no. 2 (2018): 127–138.
P Ross, Allen. “The Dispersion of the Nation in Genesis 11:1-9.” Bibliotheca Sacra 18 (1981).
P Vilijoen, F. “The Double Love Commandment.” In die Skriflig 1 (2015).
Pangemanan, Yudi Fernando, and Grant Nixon. “Ekspositori Kejadian 11:1-9: Dalam Memaknai Peran Awal Kemunculan Komunikasi Lintas Budaya.” DA’AT : Jurnal Teologi Kristen 2, no. 2 (2021): 14–21.
Von Rad, Gerhard. The Old Testament Library: Genesis. Philadelphia: The Wesminster Press, 1972.
Setio, Robert. “Manfaat Kritik Ideologi Bagi Pelayan.” Jurnal Penuntun 5 (2004): 383–384.
Silalahi, Binsar Pandapotan, Farel Yosua Sualang, and Anon Dwi Saputra. “Eksistensi Allah Dalam Kisah Pembangunan Menara Babel Berdasarkan Kejadian 11:1-9.” Scripta: Jurnal Teologi & Pelayanan Kontekstual 17, no. 1 (2024): 72–88.
Singgih, Emmanuel Gerrit. Dunia Yang Bermakna: Kumpulan Karangan Tafsir Dalam Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Titaley, John A. Persepuluhan Dalam Alkitab Ibrani Israel Alkitab. Salatiga: Satya Wacana University Press, 2016.
Tuasela, Juliana A. Pengantar Hermeneutik Perjanjian Lama. Papua: Penerbit Aseni, 2006.
Wahono, Wismoady. Di Sini Kutemukan: Petunjuk Mempelajari Dan Mengajarkan Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.
Westermann, Claus. Genesis. New York: T&T Clark International, 2004.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ronaldo Sarimole (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in Imitatio Christo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen agrees to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here : https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.











